Kalau saja hidup tidak berevolusi, kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik, maka…tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamanya untuk diabadikan. Cukup satu.

twloha:

Where you’ve been is not where you are, and where you are is not where you’ll always be. Let go. Look ahead. Move forward.
[Design from Melody Hansen]

twloha:

Where you’ve been is not where you are, and where you are is not where you’ll always be. Let go. Look ahead. Move forward.

[Design from Melody Hansen]

We are, as a species, addicted to story. Even when the body goes to sleep, the mind stays up all night, telling itself stories.
Jonathan Gottschall, The Storytelling Animal: How Stories Make Us Human  (via fleurstains)
twloha:

#WELCOMETOMIDNIGHT
tak-terdefinisi

Lalu.. mereka sibuk berbisik – bisik. Mereka mulai menamai dunia mereka dan memberi status.

Memberi koma lalu tersenyum malu. Melanjutkan perbincangan lagi. Mulai bercerita tentang masing – masing. Memberi pengenalan. Memberi sebuah celah untuk beradaptasi.

Sesuatu terbang. Sesuatu merasuk. Sesuatu yang tak-terdefinisi ikut bergabung. Sesuatu ditengah antara jarak dan ruang itu.

[Membolak – balikan badan. Berimaji tentang esok. Berimaji untuk tersenyum bersama]

Seiring

Seindah apapun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?

Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?

Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan, tapi ia tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.

Napas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak dibagi. Darah mengalir deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali.

Jiwa tidaklah dibelah, tapi bersua dengan jiwa lain yang searah. Jadi jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.

Mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat. Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung.

Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring bukan digiring :)

dear teteh,

Kalau dulu pasti aku bilang “aku mau kakak cowok” ,kenapa ?jawabannya simple “cuma pengen aja”

tetapi kenyataanya aku punya seorang kakak cewek yang biasa aku panggil “teteh”

entah kenapa kadang aku merasa ada yang salah antara kita berdua, dua orang yang sering sekali bertengkar hanya karena hal sepele. Belum lagi anggapanku tentang anak pertama yang selalu menang di mata mama papa. rasanya saat-saat bahagia punya kakak hanya seperti mimpi, bahagia yang hanya sekelebat lalu booom hilang lagi.

tapi ternyata semua salah…

sampai suatu ketika kita berdua bertengkar hanya karena sebuah sabuk miliknya yang aku pinjam. entah kenapa pikiranku berubah mulai dari situ.

saat itu aku berhasil membuat mama dan kakakku menangis, dosa yang sukses aku buat hingga membuatku meneteskan air mata juga pada akhirnya.

setelah pisah dengan keadaan yang sama-sama menangis, aku di dalam kamar dan dia di luar. cukup lama keadaan menjadi hening dan tegang, hanya suara isak tangis yang terdengar…

tak lama sebuah ketukan di pintu memecahkan ketegangan

seorang wantia masuk dan berkata “dek, teteh minta maaf” diiringi sura isak tangis… 

kamu tau ?rasanya hatiku sakit sekali, mendengarnya minta maaf karena kesalahan yang sebenarnya bukan sepenuhnya salah dia.

Mulai dari situ aku tau bahwa selama ini apa yang dia ajarkan dan menurutku salah hingga membuat kita sering sekali bertengkar itu sebenarnya karna dia sayang karna dia peduli denganku yang keras kepala

karena selama ini hanya aku yang menuntut tanpa pernah bertanya padanya “cukup baikkah aku sebagai adekmu?”

sehingga harusnya aku tidak egois…

tapi kalau diingat lagi tidak melulu kenangan kita hanya bertengkar, banyak sekali kenangan indah, unik, konyol kita yang terekam di kamera papa

Sayangnya ketika aku sadar, teteh menjadi orang paling sibuk yang sulit aku temui. kuliah yang jarang sekali pulang kalau bukan liburan belum lagi setelah lulus teteh kerja di jakarta

kalau dulu sma pasti jakarta jadi tempat yang cukup dekat untuk aku kunjungi sekalian pulang ke bandung, tapi setelah kuliah dengan setumpuk tugas yang menghampiri jakarta menjadi tempat yang cukup sulit aku tempuh untuk menemuimu. hanya saat lebaran dan weekend panjang kita bisa bertemu selain itu hanya saling berkirim kabar lewat bbm, menjadi sahabat terbaik sepanjang masa ketiga setelah mama dan papa

sedih ya ?iya..tapi semua itu demi masa depan dia

sekarang H-2bulan sebelum teteh memulai kehidupannya yg baru dengan pria impiannya membentuk sebuah keluarga

antara senang dan sedih, senang dia bahagia akan memulai kehidupan barunya dan sedih karena aku belum bisa jadi adek yang baik untuknya

Dear teteh, my sister, my best friend…tulisan sederhana ini mungkin belum mencakup apa yang teteh lakukan untuk adek, tapi adek beruntung mempunyai kakak sepertimu, kakak yang ada di saat terburuk adek sekalipun. Tulisan ini adek tulis dengan segenap hati, dan memang untuk teteh yang sebentar lagi jadi istri orang hihi…

“If you’re alone, I’ll be your shadow. If you want to cry, I’ll be your shoulder. If you want a hug, I’ll be your pillow. If you need to be happy, I’ll be your smile… But anytime you need a friend, I’ll just be me.” - Unknown

despicable-me:

BEE-DO!
Download
wolf-waffles:

Long Legs

wolf-waffles:

Long Legs